Melihat gambar diatas, apa yang akan kita lakukan??
Melihat contoh gambar diatas, memang sangat mengharukan bagi kita melihat anak jalanan, mereka yang rata-rata masih berusia dibawah umur, telah dituntut untuk turun ke jalan raya, hanya untuk mendapatkan belas kasihan dari para masyarakat pengguna jalan.
Sampai saat ini masih banyak masyarakat yang mau memberi mereka belas kasih, akan tetapi apakah hal tersebut akan membuat anak-anak jalanan bangsa ini berkembang menjadi anak yang baik? miris sekali kita melihat keadaan negara yang kita yang katanya merupakan negara bersumber daya tapi tidak bisa menanggulangi masalah tersebut. Saat ini Pemerintah masih mengupayakan, bagaimana cara menanggulangi keadaan anak jalanan yang semakin banyak di setiap Kota-Kota di Indonesia.
Saat ini, jumlah mereka bukan hanya puluhan di setiap kota, akan tetapi sudah mencapai ribuan dengan latar belakang yang berbeda-beda. Contohnya saja, anak jalanan di kota Bandung. Pada tahun 2000an, anak jalanan hanya puluhan, mereka masih mau diajak untuk berpola fikir kreatif, bersekolah dll. Akan tetapi tidak sedikit dari mereka anak jalanan yang lupa akan kewajiban mereka, mereka malah lebih asyik bermain dengan sesama anak jalanan dengan cara mengamen, semir sepatu, mengelap kaca mobil, menawarkan barang dagangan, koran, jajanan, dll. Hal tersebut merupakan suatu kesenangan tersendiri bagi mereka, karena mereka merasa tidak perlu susah-susah untuk mendapatkan uang.
Hal ini sesuai dengan teori reinforcement : "sesuatu yang menyenangkan akan selalu diulang, sesuatu yang tidak menyenangkan akan dihindari". Mereka para anak jalanan menganggap sekolah adalah sesuatu yang tidak menyenangkan (punishment) dan dengan mengamen, jual Koran, meminta-minta di jalan adalah sesuatu yang menyenangkan (reward) karena akan mendapatkan banyak uang untuk bersenang-senang. Hal tersebutlah yang membuat mereka anak jalanan beranggapan bahwa “ buat apa kami bersekolah, kamipun tidak dapat mengikuti proses kegiatan belajar mengajar dengan baik, lebih baik kami mencari uang dijalanan, agar dapat mencapai apa yang kami ingini (kesenangan) ”..

0 komentar:
Posting Komentar